Tulisan terkirim dikaitan (tagged) ‘singaparna’

Setelah menelusuri sejarah awal berdirinya Tasikmalaya ( postingan sebelumnya ) dari mulai masa kerajaan Btari Hyang di Galunggung Tahun 1111 hingga kepemimpinan H. Uu Ruzhanul Ulum ( terlepas dari berdirinya Kota Tasikmalaya yang pada saat postingan ini dibuat (2012) dipimpin oleh H. Syarif Hidayat).

Gunung Galunggung

Pada postingan kali ini saya akan mengurutkan menurut periode tempat kepemimpinan para Bupati Tasikmalaya.  Berikut daftarnya :

A. PERIODE KERAJAAN

a. Kebataraan Galunggung.

Dimulai pada masa kebataraan, urutannya adalah :

  1. Batara Dangiang Guru Sempak Waja, awal abad ke 8,
  2. Batara Kuncung Putih,
  3. Batara Kawindu,
  4. Batara Wastuhayu, awal abad ke 12,
  5. Batari Hyang (seorang wanita, lihat sejarah Tasikmalaya ke 1). Mengalami perubahan bentuk kebataraan menjadi kerajaan.

b. Kerajaan Galunggung

  1. Batari Hyang (1111 – 1163)
  2. Rakean Dermasiksa dengan gelar Sang Paramarta Mahapurusa Prabu Sanghyang Wisnu. (1163 – 1175)
  3. Ratu Saung Galah Prabu Ragasuci Sang Lumahing Tama (1175 – 1181)
  4. Ratu Galung Sakti (tidak diketahui). Ada yang tahu ?
  5. Ratu Sembah Golok
  6. Ratu Panyosogan
  7. Sang Lumahing Gunung Raja

c. Kerajaan di Sukakerta abad ke 15 s/d abad 16

  1. Sri Gading Anteg
  2. Susuhunan Sukakerta atau Dalem Baratajayuda
  3. Lembujaya atau Dalem Himba
  4. Dalem Santawoan
  5. Entol Wiraha
  6. Wirawangsa (sebelum menjadi Bupati Sukapura pertama)

B. PERIODE SUKAPURA

  1. Raden Ngabehi Wirawangsa, bergelar Raden Tumenggung Wiradadaha I dipanggil Dalem Pasir Beganjing, berkedudukan di Leuwiloa, Sukaraja, (1641-1674).
  2. Raden Djajamanggala, bergelar Raden Tumenggung Wiradadaha II dipanggil Dalem Tamela, berkedudukan di Leuwiloa, Sukaraja, (1674).
  3. Raden Anggadipa I, bergelar Raden Tumenggung Wiradadaha III dipanggil Dalem Sawidak, berkedudukan di Leuwiloa, Sukaraja, (1674-1723).
  4. Raden Subamanggala, bergelar Raden Tumenggung Wiradadaha IV dipanggil Dalem Pamijahan, berkedudukan di Leuwiloa, Sukaraja, (1723-1745).
  5. Raden Secapati, bergelar Raden Tumenggung Wiradadaha V dipanggil Dalem Srilangka, berkedudukan di Leuwiloa, Sukaraja, (1745-1747).
  6. Raden Jaya Anggadireja, bergelar Raden Tumenggung Wiradadaha VI dipanggil Dalem Siwarak, (1747-1765), berkedudukan di Leuwiloa, Sukaraja.
  7. Raden Djayamanggala II, bergelar Raden Tumenggung Wiradadaha VII dipanggil Dalem Pasirtando, (1765-1807), berkedudukan di Empang, Sukaraja.

C. PERIODE MANONJAYA

  1. Raden Anggadipa II, bergelar Raden Tumenggung Wiradadaha VIII dipanggil Dalem Sepuh, (1807-1837), berkedudukan di Manonjaya.
  2. Raden Tumenggung Danudiningrat, (1837-1844), berkedudukan di Manonjaya.
  3. Raden Tumenggung Wiratanubaya, dipanggil Dalem Sumeren, (1844-1855), berkedudukan di Manonjaya.
  4. Raden Tumenggung Wiraadegdana, dipanggil Dalem Bogor, (1855-1875), berkedudukan di Manonjaya.
  5. Raden Tumenggung Wirahadiningrat, dipanggil Dalem Bintang, (1875-1901), berkedudukan di Manonjaya.

D. PERIODE TASIKMALAYA 

  1. Raden Tumenggung Prawirahadingrat, (1901-1908), berkedudukan di Tasikmalaya.
  2. Raden Tumenggung Wiratanuningrat, (1908-1937), berkedudukan di Tasikmalaya, di masa pemerintahan ini tepatnya 1 Januari 1913 Kabupaten Sukapura diganti nama menjadi Kabupaten Tasikmalaya
  3. Rd. Tumenggung Wiradipoetra, (1938-1944) berkedudukan di Tasikmalaya
  4. R. Tumenggung Aria Soenarya, (1944-1947) berkedudukan di Tasikmalaya
  5. R. Tumenggung Wiradipoetra, (1947-1949) berkedudukan di Tasikmalaya. Pejabat Bupati keturunan Dinasti Wiradadaha terakhir.
  6. Raden Tubagus Abas Wilagasomantri, (1948 – 1951)
  7. Raden Priatnakusumah, (1951 – 1957)
  8. Raden Ipung Gandapraja, (1957 – 1958)
  9. Raden Memed Supartadiredja, (1958 – 1966)
  10. Kolonel Inf. Husen Wangsaatmadja, (Februari 1966 – 14 Februari 1974), Pejabat Bupati dari keturunan ningrat terakhir.
  11. Drs. H. Kartiwa Suryasaputra, (14 Februari 1974 – 5 Maret 1976)
  12. Kolonel Inf. A. Benyamin 5 Maret, (1976 – 5 Maret 1981)
  13. Kol. Inf. H. Hudly Bambang Aruman,  (5 Maret 1981 – 8 Maret 1986)
  14. Kol. Inf. H. Adang Roosman, SH, (8 Maret 1986 – 8 Maret 1991)
  15. Kol. Inf. H. Adang Roosman, SH, (8 Maret 1991 – 8 Maret 1996). Kembali ditunjuk untuk yang kedua kalinya.
  16. Kol. Inf. H. SuIjana Wirata Hadisubrata, (1996 – 2001) Perintis pembentukan Pemerintahan Kota Tasikmalaya.
  17. Drs. H. Tatang Farhanul Hakim, M.Pd., (2001 – 2006) Bupati pertama yang dipilih oleh rakyat melalui PEMILUKADA. Taskmalaya terbagi menjadi 2 pemerintahan yaitu Kabupaten dan Kota.
  18. Drs. H. Tatang Farhanul Hakim, M.Pd., (2006 -2011). Kembali dipilih untuk yang kedua kalinya. Pusat pemerintahan pindah ke daerah Singaparna
  19. H. Uu Ruzhanul Ulum, (8 Maret 2011-2016)

BUPATI TASIKMALAYA Ke XVIII Tahun 1948 – 1951                                                                       Raden Tubagus Abas Wilagasomantri.

BUPATI TASIKMALAYA Ke XIX Tahun 1951 – 1957                                                                             Raden Priatnakusumah

BUPATI TASIKMALAYA Ke XX Tahun 1957 – 1958
Raden Ipung Gandapraja

BUPATI TASIKMALAYA Ke XXI Tahun 1958 – 1966
Raden Memed Supartadiredja

BUPATI TASIKMALAYA Ke XXII Februari 1966 – 14 Februari 1974
Kolonel Inf. Husen Wangsaatmadja

Sejak beliau inilah kebupatian tidak lagi dari kalangan ningrat karena saat Orde Baru bergulir yang menjabat sebagai Bupati adalah kalangan Militer yang berpangkat Kolonel. Setelah masa Kolonel Inf. Husen Wangsaatmadja pensiun maka Bupati pun ditunjuk oleh seorang Gubernur yg berpusat di Bandung dengan masa pemerintahannya selama 5 tahun sekali.

Selanjutya, Drs. H. Kartiwa Suryasaputra, menjabat Bupati Tasikmalaya dari tanggal 14 Februari 1974 – 5 Maret 1976 (kenapa ini hanya 3 tahun ? maaf saya belum mendapat keterangan. Ada yang mau menambahkan ?)

Kolonel Inf. A. Benyamin, menjabat Bupati Tasikmalaya dari tanggal 5 Maret 1976 – 5 Maret 1981. (Kembali lagi ke Militer).

Pada masa beliau tonggak sejarah kelahiran kota Tasikmalaya dengan diresmikannya Kota Administratif Tasikmalaya melalui PP No. 22 Tahun 1976 oleh Mendagri H. Amir Machmud. sekaligus dilantiknya Drs. H. Oman Roosman sbg Walikota Administratif Pertama oleh Gubernur KDH Tingkat I Jawa Barat H. Aang Kunaefi. (di bahas tersendiri…)

Kol. Inf. H. Hudly Bambang Aruman, menjabat Bupati Tasikmalaya dari tanggal 5 Maret 1981 – 8 Maret 1986

Kol. Inf. H. Adang Roosman, SH, menjabat Bupati Tasikmalaya dari tanggal 8 Maret 1986 – 8 Maret 1991

Kol. Inf. H. Adang Roosman, SH, menjabat Bupati Tasikmalaya dari tanggal 8 Maret 1991 – 8 Maret 1996. (Kembali ditunjuk untuk yang kedua kalinya).

Kol. Inf. H. SuIjana Wirata Hadisubrata, menjabat Bupati Tasikmalaya dari tahun 1996 – 2001
Beliau adalah Turunan Sumedang
Di masa beliau adalah dirintisnya pembentukan Pemerintahan Kota Tasikmalaya.

Drs. H. Tatang Farhanul Hakim, M.Pd., menjabat Bupati Tasikmalaya dari tahun 2001 – 2006
Beliaulah Bupati Pertama yang dipilih oleh rakyat melalui PEMILU. Karena di masa beliau adalah Era Reformasi yang mana para Bupati yang terpilih tidak lagi ditunjuk oleh Gubernur dan tidak harus dari kalangan Militer, namun rakyat sipil pun dapat menduduki jabatan Bupati.

Drs. H. Tatang Farhanul Hakim, M.Pd.

Di bawah kepemimpinan Beliau Pemerintahan Kota Administratif Tasikmalaya resmi menjadi Kotamadya Tasikmalaya. Pembentukan Pemerintahan Kota ini untuk menjadi daerah yang mempunyai kewenangan untuk mengatur rumah tangga sendiri. Sebagai PJ Walikota Tasikmalaya adalah Drs. H. Wahyu Suradiharja.

Drs. H. Tatang Farhanul Hakim, M.Pd., menjabat Bupati Tasikmalaya dari tahun 2006 -2011. (Kembali dipilih untuk yang kedua kalinya).Di masa beliaulah Pemerintahan Kebupatian pindah ke daerah Singaparna, dekat dengan Gunung Galunggung, kembali ke asalnya dahulu ketika jaman kerajaan.

H. Uu Ruzhanul Ulum, terpilih menjadi Bupati Tasikmalaya pada masa sekarang melalui PILKADA (Pemilihan kepala daerah) dan menjabat dari tanggal 8 Maret 2011-2016

H. Uu Ruzhanul Ulum

Lihat profil H. Uu Ruzhanul Ulum disini

Demikianlah, silsilah Bupati Tasikmalaya dari mulai periode kerajaan sampai periode sekarang. Mudah-mudahan dapat bermanfaat bagi kita, khususnya warga Tasikmalaya. Yang utama agar kita semua tidak melupakan jasa para bupati dalam usahanya memperjuangkan Tasikmalaya untuk tetap eksis sampai sekarang.

Data-data yang saya dapatkan semata-mata hasil penelusuran di media online. Saya bukan ahli sejarah atau yang lebih tahu sejarah akan tetapi saya hanya ingin ikut berbagi tentang kota Tasikmalaya. Saya akui kebodohan saya dalam hal ini, untuk itu kepada para ahli sejarah atau kepada keturunan bupati yang lebih mengetahui tentang sejarah Tasikmalaya, bila ada kesalahan data atau kekurangan data mohon berkenan untuk mengoreksi ataupun menambahkan.

sumber